Langsung ke konten utama

Intermezzo - Bulatkan Tekad, Penuhi Janji

Well, postingan ini berisi curhatan dikit aja.

Ternyata tetap konsisten untuk membuat tulisan, ulasan, ataupun uneg-uneg cukup sulit ya. Dibutuhkan kemauan dan tekad keras juga waktu yang cukup luang.
Waktu cukup luang ini makasudnya adalah waktu untuk merenung, pikiran fresh, tidak diburu atau dikejar oleh tugas lainnya dan kemauan untuk meluangkan waktu sejenak untuk sekadar menulis, yang paling penting adalah tubuh yang fresh (alias tidak capek)

Awal tahun ini aku berjanji untuk menulis setidaknya satu dalam waktu satu bulan, tapi lihat saja periode April - September kosong tanpa tulisan apapun.
Bahkan janji untuk ikut tantangan "Read Big Challenge" terbengkalai selama berbulan bulan.
Bukan karena gak ada bacaan ini. Persediaan buku tebal (500 halaman lebih) banyak, setidaknya ada lebih dari 5 buku yang siap untuk dibaca.
Namun, karena kesibukan yang disebabkan karena fase hidup yang berubah lagi yaitu:

1. Sibuk bikin skripsi, ah tapi lagi-lagi skripsi ini terbengkalai 4 bulan tanpa disentuh lagi. Padahal tinggal pembahasan dan kesimpulan saja lho.
2. Pindah kantor karena promosi ke jabatan lain yang lebih sibuk dan membutuhkan tenaga ekstra. Well, karena jam kantor juga berubah samapi dengan pukul 19.00, yang tersisa ketika pulang hanya sisa-sisa tenaga. Sedangkan weekend kadang cuma buat istirahat dan pemulihan diri.
Hal ini juga sih yang beimbas dengan skripsi yang terbengkalai. Haha...

Oleh karena itu, aku kembali mengumpulkan semangat dan bertekad untuk memenuhi janji dan hasrat untuk menuntaskan kewajiban-kewajiban yang kalau tidak segera diselesaikan malah terasa semakin menjadi beban.

1. Skripsi harus selesai tahun ini.
2. Tantangan baca buku tebal juga harus dipenuhi. Sebenarnya sekarang aku sedang membaca 3 buku dalam waktu yang hampir bersamaan. Sebenarnya hal ini bikin kurang fokus sih, oleh karena itu aku sedang berusaha untuk menyelesaikan satu persatu buku tersebut. Target 3 buku ini selesai bulan November dan bulan Desember aku bisa menambah 2 buku lagi (semoga bisa - aamiiin).
Malu juga sih udah ikutan tantangan tapi belum nyetor satu pun ulasan. Hahaha...

Yah, untuk sementara ini dulu sih.
Semoga minggu ini bisa posting 1 ulasan novel tebal. Soalnya tinggal 100-an halaman lagi selesai bacanya.

Semangat :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Homunculus Vol.11 (Bayangan?)

Hari Kamis, 23 Juni 2011 kemarin aku membaca komik Homunculus Volume 11. Komik Homunculus ini adalah manga karya Yamamoto Hideo *gak kenal sih sama pengarangnya, dan bercerita mengenai seorang tokoh utama dalam komik ini yang bernama Susumu Nakoshi. Susumu Nakoshi merupakan seorang gelandangan yang hidup dan tinggal di dalam mobilnya yang berada di antara sebuah gedung mewah (hotel) dan taman (tempat banyak gelandangan tinggal) - dua tempat yang dapt menggambar dunia dengan sangat kontras, bertolak belakang. Susumu memiliki kebiasaan unik, yaitu tidur layaknya seorang bayi yang butuh perlindungan (meringkuk sambil menghisap jempol). Suatu hari, dia mendapat tawaran dari seorang yang mengaku sebagai mahasiswa kedokteran bernama Manabu ito. Penampilannya padahal urakan dan metal *gak yakin sama penggambarannya. Manabu menawarkan akan memberikan uang sebesar 700 ribu yen asal bersedia tengkoraknya dilubangi. Jika tengkoraknya dilubangi, maka indera ke...

[Book Review] Penjelajah Antariksa #6 : Kunin Bergolak (Lagi) - Djokolelono

Penjelajah Antariksa #6 : Kunin Bergolak (Lagi) Penulis : Djokolelono Penyunting : Yessi Sinubulan Desain Sampul dan Ilustrasi : Oki Dimas Mahendra Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Cetakan Pertama Juni 2016 KPG 59 16 01202 ISBN 978-602-424-063-9 Tebal v + 180 halaman Setelah akhir yang cukup membuat penasaran, akhirnya petualangan para penjelajah antariksa berlanjut lagi di buku keenam ini yang berjudul "Kunin Bergolak (Lagi)". Di antara semua seri Penjelajah Antariksa, buku ketiga "Kunin Bergolak" menurutku yang paling bagus dan cerita serta karakternya terbangun dengan sangat baik. Oleh karen itu aku berharap buku keenam dengan judul yang sama bisa melampaui kerennya buku ketiga. Dalam hitungan 24 bulan Starx, Kunin II sebagai pusat kekuatan Jenderal Roon akan diserang oleh Skuadron X, skuadron penghancur sama sekali bukan lawan seimbang. Veta dipaksa untuk membuat peralatan perang tandingan, kalau tidak sisanya akan dimusnahkan...

[Blogtour + Giveaway] Simon Vs. The Homosapiens Agenda (Becky Albertalli) - Penerbit Spring

Simon Vs The Homosapiens Agenda Penulis : Becky Arbertally Penerjemah : Brigida Ruri Penyunting : Selsa Chyntia Desain Sampul : Marla Putri Penerbit : Spring Tebal :  324 halaman Cetakan Pertama : Januari 2016 ISBN : 978-602-60443-0-3 Rating : ★★★☆☆ * blurb * "Gara-gara lupa me-logout akun E-mailnya, Simon tiba-tiba mendapatkan sebuah ancaman. Dia harus membantu Martin, si badut kelas, mendekati sahabatnya, Abby. Jika tidak, fakta bahwa dia gay akan menjadi urusan seluruh sekolah. Parahnya lagi, identitas Blue, teman yang dia kenal via E-mail akan menjadi taruhannya. Tiba-tiba saja, kehidupan SMA Simon yang berpusat pada sahabat-sahabat dan keluarganya menjadi kacau balau." --- Nah, inilah awal mula konflik yang akan menjadi inti cerita dalam buku "Simon vs. The Homosapiens Agenda" karya Becky Arbertally ini.  Punya email (surel) - memakai fasilitas umum untuk mengaksesnya - lupa log out (karena tidak sengaja ata kebiasa...