Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Penerbit KPG

[Book Review] Norwegian Wood - Haruki Murakami

Judul Buku : Norwegian Wood Penulis : Haruki Murakami Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) Penerjemah : Jonjon Johana Penyunting : Yul Hamiyati Perancang Sampul : Deborah Amadis Mawa Cetakan ketujuh, April 2016 Tebal iv + 423 halaman ISBN 978-602-6208-94-1  *blurb* Ketika ia mendengar Norwegian Wood karya Beatles, Toru Watanabe terkenang akan Naoko, gadis cinta pertamanya, yang kebetulan juga kekasih mendiang sahabat karibnya, Kizuki. Serta-merta ia merasa terlempar ke masa-masa kuliah di Tokyo, hampir 20 tahun silam, terhanyut dalam dunia pertemanan yang serba pelik, seks bebas, nafsu-nafsi, dan rasa hampa—hingga ke masa seorang gadis badung, Midori, memasuki kehidupannya, sehingga ia harus memilih antara masa depan dan masa silam.  -- "Kamu jangan mengasihani diri sendiri. mengasihani diri sendiri itu adalah perbuatan orang hina." Hmm... Aku berpikir cukup lama untuk merenungkan apakah buku ini aku sukai atau tidak...

[Book Review] 2 in 1 Fakhrisina Amalia – ‘PERSONA’ dan ‘HAPPINESS’

Persona + Happiness Awal mula aku tertarik untuk membaca karya Fakhrisina Amalia adalah karena membaca ulasan beberapa blogger dan juga pembaca lainnya yang mengatakan bahwa novel ‘Persona’ adalah karya terbaik sang penulis sampai saat ini. Membaca sinopsisnya pun sebenarnya tidak membuatku begitu tertarik untuk ngebet segera membaca buku ini, namun rasa penasaran itu masih saja terasa apabila melihat buku ini di rak toko buku. Hingga pada akhirnya aku memasukkan ‘Persona’ dalam wishlist -ku dan menjadi salah satu buku yang pasti akan aku beli ketika aku memenangkan voucher belanja buku di suatu toko buku besar dan terkemuka di Indonesia (yaelah, sebut saja Gramedia, Bie!) Nah, setelah membaca Persona, aku merasa suka dengan tema yang diangkat (cukup terasa pengaruh manga-anime dalam cerita ini, apalagi nama salah satu tokohnya Altair, orang Jepang) dan aku suka cara Fakhrisina menuliskan ceritanya. Cara berceritanya asyik dan tanpa terasa aku pun menyelesaikan buku i...

[Book Review] PENGAKUAN - Anton Chekhov

Pengakuan - Anton Chekhov Judul buku : PENGAKUAN Penulis : Anton Chekhov Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) Penerjemah : Koesalah Soebagyo Toer Penyuntin : Candra Gautama Perancang Sampul : Teguh Tri Erdyan, Deborah Amadis Tebal xv + 147 halaman Cetakan Kedua, April 2016 ISBN 978-602-6208-17-0 * blurb * Kemunafikan, kecenderungan untuk memanipulasi orang lain, serta praktik penjilatan dan korupsi, adalah sebagian tema cerita pendek Anton Chekhov. Ditulis dengan gaya satire yang begitu memikat, cerita-cerita itu menggambarkan keadaan masyarakat Rusia yang sedang membusuk menjelang Abad XX. “Apa yang saya inginkan hanyalah berkata kepada masyarakat dengan jujur: ‘Pandanglah diri kalian dan lihatlah betapa busuk dan muramnya kalian.’ Hal yang penting adalah bahwa masyarakat perlu menyadari bahwa mereka... tidak boleh tidak harus menciptakan kehidupan yang lebih baik dan berbeda.... Sepanjang kehidupan itu belum terwujud, saya tidak akan...

[Book Review] Penjelajah Antariksa #6 : Kunin Bergolak (Lagi) - Djokolelono

Penjelajah Antariksa #6 : Kunin Bergolak (Lagi) Penulis : Djokolelono Penyunting : Yessi Sinubulan Desain Sampul dan Ilustrasi : Oki Dimas Mahendra Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Cetakan Pertama Juni 2016 KPG 59 16 01202 ISBN 978-602-424-063-9 Tebal v + 180 halaman Setelah akhir yang cukup membuat penasaran, akhirnya petualangan para penjelajah antariksa berlanjut lagi di buku keenam ini yang berjudul "Kunin Bergolak (Lagi)". Di antara semua seri Penjelajah Antariksa, buku ketiga "Kunin Bergolak" menurutku yang paling bagus dan cerita serta karakternya terbangun dengan sangat baik. Oleh karen itu aku berharap buku keenam dengan judul yang sama bisa melampaui kerennya buku ketiga. Dalam hitungan 24 bulan Starx, Kunin II sebagai pusat kekuatan Jenderal Roon akan diserang oleh Skuadron X, skuadron penghancur sama sekali bukan lawan seimbang. Veta dipaksa untuk membuat peralatan perang tandingan, kalau tidak sisanya akan dimusnahkan...

[Book Review] Penjelajah Antariksa #5 : Kapten Raz - Djokolelono

Penjelajah Antariksa #5 : Kapten Raz Penulis : Djokolelono Penyunting : Yessi Sinubulan Desain Sampul dan Ilustrasi : Oki Dimas Mahendra Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Cetakan Pertama Juni 2016 KPG 59 15 01201 ISBN 978-602-424-061-5 Tebal v + 189 halaman Buku ke-5 seri Penjelajah Antariksa dari Djokolelono berjudul Kapten Raz akhirnya terbit juga setelah menunggu sekitar setengah tahun. Buku ke- ini pun masih menceritakan petualangan empat bersaudara Vied, Veta, Stri, dan Raz. Lebih tepatnya melanjutkan kisah buku ke-4 secara langsung di mana akhir buku keempat yang 'nanggung' banget. Setelah kecelakan pesawat yang mereka naiki, Veta, Stri, Mesi, Omodu, dan Kolonel Verea harus terdampar di suatu tempat tanpa ada alat komunikasi apapun. Bab pertama buku kelima ini menyuguhkan pergulatan hati Mesi yang cenderung berubah-ubah terutama sikap dan pandangannya terhadap Veta. Selain itu pula, badai Radiasi Rho-M mengancam keberadaan Starx sebagai ...

[Book Review] Penjelajah Antariksa #4 : Kudeta Putri Gradi - Djokolelono

  Penjelajah Antariksa # 4 : Kudeta Putri Gradi   Penulis : Djokolelono   Penyunting : Yessi Sinubulan   Desain Sampul dan Ilustrasi : Oki Dimas Mahendra   Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)   Cetakan Pertama November 2015   KPG 59 15 010 87   ISBN 978-979-91-0974-3   Tebal v + 1 81 halaman   Edisi pertama diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 1985 Buku ke-4 seri Penjelajah Antariksa dari Djokolelono berjudul Kudeta Putri Gradi. Buku ke-4 ini pun masih menceritakan petualangan empat bersaudara Vied, Veta, Stri, dan Raz. Lebih tepatnya melanjutkan kisah buku ke-3 secara langsung. Kudeta Putri Gradi ini lebih fo k us menceritakan kisah Vied, Cette, Robot Curtis, dan Kolonel Artap yang menuju Planet Tula demi menyelamatkan Raz yang terkena penyakit. Kedatangan rombongan Pesawat Tempur Gardeya tentu saja tidak disambut dengan baik oleh bangsa Planet Tula. Apalagi Gardeya mengunci ...