Langsung ke konten utama

#cumangomong Membaca Buku Vs. Menulis Ulasan Buku (Review)


Hei... 

Aku mau curhat nih di blog mengenai semangat membaca buku dibandingkan dengan menulis ulasan buku yang sudah aku baca.

Hal yang patut aku syukuri saat ini adalah semangat membacaku yang mulai kembali lagi setelah beberapa tahun belakangan (kurang lebih 5-6 tahun). Sejak mulai bekerja sebagai pegawai kantoran, semangat membacaku menurun drastis yang (kemungkinan) besar disebabkan karena kelelahan. Dahulu, sewaktu masih sekolah dan kuliah, buku tebal seperti Harry Potter atau Dan Brown bisa aku habiskan dalam waktu sehari (dua hari deh kalau ditambah waktu istirahat). Namun, sejak bekerja, satu buku bisa sampai berbulan-bulan bahkan beberapa buku hanya teronggok di rak buku.
Naah, sejak menjelang akhir tahun 2015, aku berniat untuk semakin semangat membaca buku dan (bisa dikatakan) memaksakan diri untuk menyempatkan membaca kapan saja dan di mana saja.

Selain membaca buku, aku pun berniat aktif nge-blog lagi dan lebih sering menulis ulasan buku yang aku baca (selain tulisan lainnya). Sekitar beberapa bulan pertama, semangatku sangat menggebu-gebu. Setelah selesai membaca buku aku pun langsung menulis ulasan dan pendapatku sebelum lupa. Namun, lagi-lagi semangat untuk menulis ulasan semakin lama semakin menurun. Hal ini mengakibatkan buku-buku yang sudah selesai aku baca sejak bulan Januari 2016 sampai sekarang banyak yang menumpuk dan mengantri untuk aku ulas.

Hal ini tentu saja mengakibatkan dampak selanjutnya yang (sebenarnya) tidak aku inginkan, yaitu ingatan akan cerita keseluruhan, bagian-bagian yang penting dan seru, penokohan dan lain sebagainya tidak lagi utuh. Ketika keinginan untuk menulis ulasan itu 'muncul', jadinya aku harus berpikir keras untuk mengingat ceritanya dan bahkan butuh untuk membuka lembar demi lembar buku tersebut. Nah, hai ini yang bikin semakin malas. Hahaha...

Jadi, dalam rangka menumbuhkan semangatku maka aku pun curhat dulu di sini #eh
Maksudnya adalah, aku sedang menumbuhkan semangat biar segera menulis ulasan buku-buku tersebut yang semakin hari semakin bertambah #duh #tolong

Selama tahun 2016, inilah buku-buku yang sudah aku baca namun belum aku ulas di blog ini..


Ada beberapa buku yang gak ada di sana sih, soalnya bukunya lagi gak di rak buku. Ada yang sedang dipinjam oleh teman, adapula yang sudah dibawa pulang ke rumah namun belum diulas :)

Berikut daftar buku dan rating menurut pendapatku:

1. Beyonders trilogi - Brandon Mull (Noura - Mizan Fantasi) : Rating 5/5
2. Legend trilogi - Marie Lu (Mizan Fantasi) : Rating 4/5
3. Red Queen - Victoria Aveyard (Noura - Mizan Fantasi) ; Rating 3,5/5
4. Mengunyah Rindu - Budi Maryono (Gramedia Pustaka utama) ; Rating 4/5
5. Fangirl - Rainbow Rowell (Penerbit Spring) ; Rating 3,75/5

6. Attachments - Rainbow Rowell (Penerbit Spring) ; Rating 4/5
7. Career of Evil - Robert Galbraith (Gramedia Pustaka Utama) ; Rating 4,5/5
8. Serpihan Inspirasi - Salim Darmadi (Elex Media Komputindo) ; 4/5
9. The Eye of Minds - Jmaes Dashner (Gramedia Pustaka Utama) ; 3/5
10. Rumah Tangga Surga - Ikhsanun Kamil dan Foezi Citra Cuaca (Mizania) ; Rating 4/5

11. Eleanor & Park - Rainbow Rowell (Fantasious) ; Rating 4/5
12. Bella : Sekolah Tak perlu Air Mata - Munif Chatib (Kaifa) ; Rating 4/5
13. The Jungle Book - Rudyard Kipling (Gramedia Pustaka Utama) ; Rating 3,25/5
14. Malam-Malam Terang - Tasniem Fauzia Rais dan Ridho Rahmadi (Gramedia Pustaka Utama) ; Rating 3,75/5
15. Dijual Keajaiban - Penulis Besar Asia dan Afrika (Penerbit Diva Press) ; Rating 3,75/5

16. Surabaya Punya Cerita - Dhahana Adi (Indie Book Corner) ; Rating 3/5
17. Girls in The Dark - Akiyoshi Rikako (Penerbit Haru) ; Rating 4/5
18. Scarlet (The Lunar Chronicles #2)  - Marissa Meyer (Penerbit Spring) ; Rating 4/5

Daftar yang sudah aku baca namun tidak ada di foto:

19. Double Spin Round - Yukiya Shoji (Penerbit Haru) ; Rating 3,25/5
20. Cinder (The Lunar Chronicles #1) - Marissa Meyer (Penerbit Spring) ; Rating 3,5/5
21. We Were Liars - E. Lockhart (Gramedia Pustaka Utama) ; Rating 3,5/5
22. Welcome to 305 - Wanan (Penerbit Haru) ; Rating 3/5
23. Ender's Game - Orson Scott Card (Mizan Fantasi) ; Rating 4/5

Wow, ternyata jumlah totalnya ada 23 buku. Ternyata sudah sebanyak ini, sedangkan masih ada buku yang sedang dibaca. Hahaha... #kagetsendiri

Yah, sabar aja deh.
Semoga segera bisa aku selesaikan walaupun mungkin buku yang niat aku ulas sekitar setengah dari daftar ini.
Semangat...mana semangat...!!

Semangat ya buatku :P


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Homunculus Vol.11 (Bayangan?)

Hari Kamis, 23 Juni 2011 kemarin aku membaca komik Homunculus Volume 11. Komik Homunculus ini adalah manga karya Yamamoto Hideo *gak kenal sih sama pengarangnya, dan bercerita mengenai seorang tokoh utama dalam komik ini yang bernama Susumu Nakoshi. Susumu Nakoshi merupakan seorang gelandangan yang hidup dan tinggal di dalam mobilnya yang berada di antara sebuah gedung mewah (hotel) dan taman (tempat banyak gelandangan tinggal) - dua tempat yang dapt menggambar dunia dengan sangat kontras, bertolak belakang. Susumu memiliki kebiasaan unik, yaitu tidur layaknya seorang bayi yang butuh perlindungan (meringkuk sambil menghisap jempol). Suatu hari, dia mendapat tawaran dari seorang yang mengaku sebagai mahasiswa kedokteran bernama Manabu ito. Penampilannya padahal urakan dan metal *gak yakin sama penggambarannya. Manabu menawarkan akan memberikan uang sebesar 700 ribu yen asal bersedia tengkoraknya dilubangi. Jika tengkoraknya dilubangi, maka indera ke

[Book Review] Penjelajah Antariksa #5 : Kapten Raz - Djokolelono

Penjelajah Antariksa #5 : Kapten Raz Penulis : Djokolelono Penyunting : Yessi Sinubulan Desain Sampul dan Ilustrasi : Oki Dimas Mahendra Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Cetakan Pertama Juni 2016 KPG 59 15 01201 ISBN 978-602-424-061-5 Tebal v + 189 halaman Buku ke-5 seri Penjelajah Antariksa dari Djokolelono berjudul Kapten Raz akhirnya terbit juga setelah menunggu sekitar setengah tahun. Buku ke- ini pun masih menceritakan petualangan empat bersaudara Vied, Veta, Stri, dan Raz. Lebih tepatnya melanjutkan kisah buku ke-4 secara langsung di mana akhir buku keempat yang 'nanggung' banget. Setelah kecelakan pesawat yang mereka naiki, Veta, Stri, Mesi, Omodu, dan Kolonel Verea harus terdampar di suatu tempat tanpa ada alat komunikasi apapun. Bab pertama buku kelima ini menyuguhkan pergulatan hati Mesi yang cenderung berubah-ubah terutama sikap dan pandangannya terhadap Veta. Selain itu pula, badai Radiasi Rho-M mengancam keberadaan Starx sebagai

Our Town (The Town That You Live In - Sebuah nostalgia tentang kampung halaman)

Our Town - James Taylor (Cars OST) Long ago, but not so very long ago The world was different, oh yes it was You settled down and you built a town and made it live And you watched it grow It was your town Time goes by, time brings changes, you change, too Nothing comes that you can't handle, so on you go Never see it coming, the world caves in on you On your town Nothing you can do. Main street isn't main street anymore Lights don't shine as brightly as they shone before Tell the truth, lights don't shine at all In our town Sun comes up each morning Just like it's always done Get up, go to work, start the day, Open up for business that's never gonna come As the world rolls by a million miles away Main street isn't main street anymore No one seems to need us like they did before It's hard to find a reason left to stay But it's our town Love it anyway Come what may, it's our town. *** Saya foto 22/7/2009 setelah