Langsung ke konten utama

Postingan

#cumangomong Sebuah Pemikiran Tentang Lagu dan Musik (1)

Sudah sangat lama keinginan menulis sesuatu tentang lagu atau musik itu ada. Taapiii... karena mood yang sering hilang waktu ingin menulis, maka, sampai dengan beberapa bulan bahkan mungkin lebih setahun, ide tentang lagu dan musik itu hanya berupa lembar dengan judul saja :) Akhirnya, setelah membulatkan tekad, tulisan ini pun tercipta walaupun sangat berbeda dari konsep awal yang ingin aku tulis, namun intinya tetap sama, yaitu pandanganku terhadap lagu dan musik. Tapi, mungkin lebih dikhususkan lagu saja ya. Tulisan ini akan menjadi beberapa bagian, tergantung mood menulis dan apa yang aku ingat saja. Oke, inilah dia pemikiran saya tentang lagu tersebut... - 1 - Lagu dan Musik itu sama halnya dengan Film dan Buku, adalah masalah selera. Pakaian dan makanan juga termasuk masalah yang berkaitan dengan selera. Jadi masalah suka atau tidak, itu tergantung masing-masing personal.  Karena masalah selera juga, maka musik itu tidak dapat dipaksakan kepada orang lain...

Menghapus Ingatan Untuk Membunuh Hati

Menghapus Ingatan Untuk Membunuh Hati Telah kurasakan sakitnya ditinggalkan setelah kau meninggalkanku tanpa kusadari rasa itu... Dan kuputuskan tuk membunuhmu dari ingatanku setelah menyadari aku kehilanganmu... Telah kurasakan baik-baik saja di hatiku setelah kubisa melepasmu untuk selamanya Walaupun kau selalu berada di sekitarku... Namun kini "dia" datang kembali rasa itu yang membunuhku perlahan-lahan karena kenyataan yang mengingatkanku  bahwa tidak akan pernah lagi kan kembali seperti dulu kebersamaan kita Tak mudah menghapus ingatan untuk membunuh hati dan melupakanmu --------------- Puisi di atas auranya kok galau ya? Hehe.. Sebenarnya puisi di atas adalah karyaku sendiri yang sama sekali lupa kapan aku tulis (lebih tepatnya - lupa pernah menulis puisi ini). Siang tadi bersih-bersih email (gmail) sekalian liat pesan-pesan yang udah lama dan masih penting untuk disimpan. Secara kebetulan, lihat email ...

[Movie] Film India + 6 Short Review Hindi Movies

Sudah cukup lama niat mengulas film-film (keren) yang pernah aku tonton hanya tinggal niat karena nggak pernah terealisasikan. Begitu selesai menonton film, kadang ingin rasanya langsung menuangkan betapa keren dan bagus film tersebut. Namun kenyataan males dateng lebih dulu dan jadi tertunda deh. Ada yang belum ditulis, adapula yang hanya berupa judul atau hanya satu pragraf.  Lagipula, kadang terlalu banyak yang ingin aku tulis justru membuat mood menulis itu hilang. Makanya, kali ini aku berniat untuk mengulas film secara singkat saja dan berdasarkan kategori-kategori tertentu. Review gabungan pertama ini mengulas film India aja deh. Film India yang beberapa bulan terakhir ini aku tonton. Malah sudah cukup lama sih sebenarnya ditonton, jadi beberapa cerita bisa dibilang lupa-lupa ingat (atau ingat-ingat lupa) – bedanya apa? :D Hmm.. Izinkan aku berandai-andai ada yang bertanya seperti ini : “Film India?” “Gak salah nih?”...

KEMBALI

Akhirnya.. aku kembali. Senang rasanya kembali setelah setengah tahun lebih vakum nge-blog. Sebenarnya rencana untuk kembali adalah 3 bulan yang lalu, namun karena banyak hal yang terjadi hari inilah KEMBALI itu terealisasi. ... Tempat baru. Kehidupan baru. Pertama kali kembali akan aku awali dengan cerita tentang apa yang terjadi selama lebih dari 6 bulan belakangan. Aku sekarang tidak lagi berdomisili di Jakarta karena aku telah pindah ke Makassar. Meninggalkan Jakarta (dengan segala kenangannya) dan memulai fase hidup baru di Makassar. Sungguh berat sebenarnya meninggalkan Jakarta, namun karena tuntutan tugas mau gak mau aku harus meninggalkannya dan pindah ke kota Makassar (yang ternyata lebih panas dari Jakarta. Wow :p) Jakarta adalah bagian dari hidupku. Banyak hal yang telah aku temui di Jakarta. Lebih dari setengah tahun yang lalu aku berniat menuliskan pandanganku mengenai Jakarta yang sampai sekarang masih terbengkalai satu ...

Menggendong Tas Berisi Batu

Masih nuansa lebaran nih dan lagi semangat aja buat nulis sebelum kesibukan menjelang. Salah satu hal yang identik dengan lebaran adalah meminta maaf dan memaafkan. Sebenarnya bukan hanya lebaran saja sih minta maaf itu dilakukan, namun rasanya lebaran adalah suatu momen yang dirasakan pas untuk melakukan kegiatan ini jika dibandingkan waktu lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya jangan disia-siakan kesempatan yang ada untuk meminta maaf kepada orang lain atas segala kesalahan yang telah kita perbuat. Ini hubungannya dengan hablumminannas.. Meminta maaf itu bisa dibilang mudah untuk dilakukan. Walaupun sebenarnya tidak juga bagi sebagian orang (apalagi bagi orang yang mengaku diri tidak salah atau orang lain yang bersalah). Tinggal mengatakan kata “maaf” tentunya tergantung niat dan ketulusan hati. Apakah benar-benar meminta maaf atau hanya sekadar formalitas saja. Sebenarnya, hal yang ingin aku katakana adalah ada hal yang lebih sulit dar...

Ramadhan dan Lebaran – Dahulu dan Kini

gambar dari google Ramadhan Ramadhan 1432 H telah berlalu dan tebak apa? Tentunya sering terdengar bahwa Ramdhan itu bulan suci yang penuh dengan keberkahan dan kebaikan. Pahala dilipat gandakan, pintu surga dibuka lebar dan pintu neraka ditutup. Setan dibelenggu. Dan segala kebaikan dan keberkahan lainnya. Memang itulah kenyataannya. Tidak banyak yang bisa aku ceritakan mengenai apa yang terjadi selama ramadhan, namun yang pasti perasaanku mengatakan bahwa aku ingin apa yang terjadi di bulan ramadhan bisa aku rasakan, lakukan dan saksikan pada bulan-bulan lainnya. Aku berharap apa yang terjadi, kebaikan dan keberkahan yang ada berlanjut sampai nanti dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Kini ramadhan tahun ini telah berlalu, aku berharap aku masih bisa bertemu dengan ramadhan tahun berikutnya, tahun berikutnya lagi dan untuk seterusnya. I Think I miss you (Ramadhan) even more... Lebaran – Iedul Fitri Hor...

Simulasi Segelas Air

Jadi, pada suatu hari beberapa waktu yang lalu aku ketiban suatu masalah seperti yang (mungkin) pernah dialami oleh (sebagian besar) orang lain di dunia ini. Masalah yang membuat hari-hari terasa begitu berat. Tubuh capek, pikiran terasa lelah, begitu pula dengan perasaan. Bahkan ketika bangun tidur pun badan terasa begitu lelah dan pikiran nggak jernih. Tidur yang seharusnya untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran justru malah membuat lelah. Mungkin hal ini yang dinamakan stress . Akumulasi dari masalah-masalah kecil yang kadang secara tidak sadar dan secara gak langsung membebani pikiran dan hati (itu kadang terjadi). Ditambah suatu masalah yang cukup besar dan menjadi pemicu meledaknya tumpukan masalah (besar dan kecil) yang membuat diri tidak bias lagi membendungnya. Kira-kira itulah gambaran yang terjadi pada diriku (wew, serem ya). Masalahnya apa? Hehehe, gak perlu diceritain. Pokoknya ada masalah dan kejadian yang terjadi. Sampai-sam...