Langsung ke konten utama

Untitle - Tanpa Judul

Aku putuskan memberi judul tulisan ini "Untitle - Tanpa Judul" saja.
Akhir-akhir ini entah kenapa aku suka memberi judul tulisan-tulisanku (apapun isi tulisan itu) dengan judul sebuah lagu.
Mengapa? Kalau ditanya seperti itu, mau gak mau saya harus menjawabnya biar kalian tau, tentu saja.

Memberi judul tulisan dengan "Judul lagu" terasa mengasyikkan aja. Kadang-kadang aku malah harus mencari judul lagu yang pas untuk tulisanku, atau sebaliknya. Kira-kira judul sebuah lagu mau diceritakan seperti apa.

Memang untuk saat ini kebanyakan judul yang aku pakai adalah lagu-lagu mancanegara (lagu barat deh).
Kalau ditanya mengapa lagi, maka saya akan menjawab, karena itu terasa menyenagkan saja dan terkesan 'agak' keren. Bukan berarti lagu Indonesia kalah keren. Hanya saja saya akhir-akhir ini jarang mendengarkan lagu-lagu dalam negeri. Kalau pengen nostalgia atau lagi pengen dengerin aja sih. Heheheh...
Judul lagu Indonesia mungkin akan saya jadikan judul tulisan saya.

Kalau mau membuktikan, coba saja baca tulisan saya yang terbaru 2 bulan terakhir. Sebagian besar judulnya adalah judul lagu =)

Melakukan hal yang kita senangi menyenangkan bukan?

Komentar

  1. ubtitled>>simple plan bukan??

    kalau mau pakai lagu indonesia, ntar judulnya malah jadi: Hafizah, Bang toyib, Jambu (janji busuk), malah jadi ga jelas tuh, heheheh.

    BalasHapus
  2. hhh salah ketik..

    untitled itu simple kaan? hehehehe

    BalasHapus
  3. Untitle - iya, simple plan ada, Maliq & The Esential juga ada.
    Tanpa Judul - Iwan Fals ada.

    Eh, kalo judul-judul yang situ sebut, sepertinya gak akan saya pake deh. Hahahaa...

    BalasHapus
  4. hahah, itu salah satu alasan saya bikin label 'dibalik lagu'
    selain bisa share lagu bagus, bisa share cerita yg jadi kenangan sama lagu itu, bisa juga cerita enak dibaca pake soundtrack lagu yg dijadiin judul itu.hohoho :p

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Homunculus Vol.11 (Bayangan?)

Hari Kamis, 23 Juni 2011 kemarin aku membaca komik Homunculus Volume 11. Komik Homunculus ini adalah manga karya Yamamoto Hideo *gak kenal sih sama pengarangnya, dan bercerita mengenai seorang tokoh utama dalam komik ini yang bernama Susumu Nakoshi. Susumu Nakoshi merupakan seorang gelandangan yang hidup dan tinggal di dalam mobilnya yang berada di antara sebuah gedung mewah (hotel) dan taman (tempat banyak gelandangan tinggal) - dua tempat yang dapt menggambar dunia dengan sangat kontras, bertolak belakang. Susumu memiliki kebiasaan unik, yaitu tidur layaknya seorang bayi yang butuh perlindungan (meringkuk sambil menghisap jempol). Suatu hari, dia mendapat tawaran dari seorang yang mengaku sebagai mahasiswa kedokteran bernama Manabu ito. Penampilannya padahal urakan dan metal *gak yakin sama penggambarannya. Manabu menawarkan akan memberikan uang sebesar 700 ribu yen asal bersedia tengkoraknya dilubangi. Jika tengkoraknya dilubangi, maka indera ke...

[Book Review] Penjelajah Antariksa #6 : Kunin Bergolak (Lagi) - Djokolelono

Penjelajah Antariksa #6 : Kunin Bergolak (Lagi) Penulis : Djokolelono Penyunting : Yessi Sinubulan Desain Sampul dan Ilustrasi : Oki Dimas Mahendra Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Cetakan Pertama Juni 2016 KPG 59 16 01202 ISBN 978-602-424-063-9 Tebal v + 180 halaman Setelah akhir yang cukup membuat penasaran, akhirnya petualangan para penjelajah antariksa berlanjut lagi di buku keenam ini yang berjudul "Kunin Bergolak (Lagi)". Di antara semua seri Penjelajah Antariksa, buku ketiga "Kunin Bergolak" menurutku yang paling bagus dan cerita serta karakternya terbangun dengan sangat baik. Oleh karen itu aku berharap buku keenam dengan judul yang sama bisa melampaui kerennya buku ketiga. Dalam hitungan 24 bulan Starx, Kunin II sebagai pusat kekuatan Jenderal Roon akan diserang oleh Skuadron X, skuadron penghancur sama sekali bukan lawan seimbang. Veta dipaksa untuk membuat peralatan perang tandingan, kalau tidak sisanya akan dimusnahkan...

[Book Review] KISAH TANAH JAWA - Ivestigasi Mitos dan Mistis @KisahTanahJawa

Judul Buku : Kisah Tanah Jawa  Penulis : Team @ksahtanahjawa dan Dapoer Tjerita (Mada Zdan (Mbah KJ)  dan Bonaventura D. Genta  Retro-cogniser : Hari Hao  Editor : Ry Azzura  Desainer Sampul : Rezky Mahangga  Ilustrator isi : Day  Penerbit Gagas Media  Cetakan Pertama 2018, 250 halaman  Sejak zaman dahulu kala, nenek moyang kita menganut paham animism (kepercayaan bahwa roh (jiwa) itu tidak hanya berada pada makhluk hidup, tetapi juga pada benda-benda tertentu) dan dinamisme (kepercayaan yang menyakini bahwa semua benda-benda yang ada di dunia ini baik hidup atau mati mempunyai daya dan kekuatan ghaib). Setidaknya hal inilah yang aku ketahui sewaktu belajar sejarah di bangku sekolah dahulu. Seperti yang kita ketahui pula bahwa bukan hanya manusia yang diciptakan oleh Tuhan. Ada makhluk lainnya yang ada di sekitar kita. Tidak mengherankan jika banyak kejadian mistis, yang kadang tidak bisa dicerna oleh akal sehat, terjad...