Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

Aku Kira Aku Gila

UNWELL
Artist (Band) : Matchbox 20


All day staring at the ceiling
Making friends with shadows on my wall
All night hearing voices telling me
That I should get some sleep
Because tomorrow might be good for something

Hold on
Feeling like I'm heading for a breakdown
And I don't know why

But I'm not crazy, I'm just a little unwell
I know, right now you can't tell
But stay awhile and maybe then you'll see
A different side of me
I'm not crazy, I'm just a little impaired
I know, right now you don't care
But soon enough you're gonna think of me
And how I used to be...me

I'm talking to myself in public
Dodging glances on the train
And I know, I know they've all been talking 'bout me
I can hear them whisper
And it makes me think there must be something wrong with me
Out of all the hours thinking
Somehow I've lost my mind

But I'm not crazy, I'm just a little unwell
I know, right now you can't tell
But stay awhile and maybe then …

Samuel Mulia dalam Parodi-nya (Kompas)

Seminggu yang lalu saya sempat sakit dan oleh teman yang baik hati menawarkan diri untuk mengantarku berobat. Aku menolak untuk dibawa ke dokter yang memberikan "obat demam" seharga 1 juta.
Bukannya tidak percaya sama dokter itu dan obatnya (karena kata temanku obatnya sangat manjur), namun, karena aku belum sekaya itu untuk berobat semahal itu *bisa sakit yang lain dan puasa Daud ntar.

Sembari menunggu di periksa (akhirnya ke klinik langganan) dokter, aku membaca koran KOMPAS edisi Minggu, 13 Maret 2011. Saat itulah aku membaca suatu kolom yang bernama "PARODI" yang ditulis oleh Samuel Muia.
Langsung tanpa basa-basi aku membacanya karena aku ingat bahwa dulu sewaktu kuliah, kolom inilah bacaan wajibku.
Waktu itu tulisannya bejudul "Hope".

Ternyata aku lupa bahwa dulu, sewaktu kuliah terutama semester 3 dan 4, kebiasaanku adalah membeli koran Kompas setiap hari Minggu di samping Gereja dekat kampus.
Setiap Minggu pagi sembari menikamti sarapan yang lebih …

Oh na na.. What’s My Name

Pembukaan yang ngawurnya kebangetan
Sebelum membaca lebih jauh tulisan ini mungkin perlu kiranya saya memberikan “Peringatan Konten” bahwa isi tulisan ini bisa menjadi sangat tidak penting bagi Anda yang membacanya. Bahkan mungkin bisa juga membuat Anda mengernyitkan dahi sambil bergumam, “apaan sih?” 
Tulisan ini murni pemikiran saya yang sedang jayus kalau gak mau dikatakan error. Padahal sejatinya bukan hal ini yang ingin aku tulis, tapi apa daya tangan tak sampai menulisakan hal yang mau ditulisa dan terciptalah buah pena karyaku ini *hayyah, bahasa apaan pula ini yang aku pakai.
Sudahlah, kita mulai saja pembicaraan yang “aneh” menurut saya ini... 
Kita mulai dengan kalimat “Apalah arti sebuah nama”
Tentu pernah mendengar kata-kata tersebut kan? Terus terang aku gak tau apakah kalimat itu diakhiri tanda titik (.), tanda seru (!) atau tanda tanya (?). Sebenarnya bisa saja aku mencari tau, tapi berhubung lagi malas gak usah sampe googling segala.
Kalau diakhiri tanda titik, berarti itu s…

Perhatian.. Perhatian...

Hmm..
Aku punya hobi tuh yang di antaranya disebut nonton film, dengerin musik, dan membaca.
Oleh karena aku gak mau isi blog ini tercampur dengan review tentang ketiga hal tersebut, akhirnya aku memutuskan untuk membuat satu blog lagi tentang review-pendapat-opini ku tentang film, musik, dan buku.
Mungkin juga review hal lainnya yang aku anggap menarik.

Agar sejalan dengan blog ini, maka blog yang satunya lagi aku beri nama "Just My Opinion"
Kurang kreatif sih, tapi bingung nyari judul yang enak, pas dan sejuk dibaca *halah, apaan sih maksudnya?

Silakan dikunjungi yak.
Di-follow juga deh kalau berkenan.

Kalau mau baca-baca blog itu, KLIK DI SINI SAJA

-

Lupa Untuk Mengingat

Sebenarnya bulan ini bisa saja Blog ini terlantarkan.
Namun, setelah memaksakan diri mem-posting tulisan baru, akhirnya blog ini tidak jadi terbengkalai.
Berbicara mengenai tulisan, sebenarnya banyak hal yang sedang dan akan aku tulis. Tapii.. ya bisa tebak sendirilah bagaimana kelanjutannya. Ada beberapa tulisan yang cuma beberapa paragraf dan tidak dilanjutkan lagi. Sisanya cuma ide yang masih melekat di kepala, gak tau kapan akan terkikis dan terlupakan.

Kalau mau mencari alasan, aku cuma bilang karena CAPEK.
Akhir-akhir ini memang terasa lebih melelahkan dibandingkan bulan Januari-Februari kemarin. Apalagi setelah pulang kerja biasanya tidak langsung pulang, makanya begitu nyampe kamar bawaannya pengen langsung tidur atau istirahat (malas-malasan).
Tapi, janganlah menyalahkan hal itu dan jangan pula hal ini dibahas panjang lebar.

Hmmm..
Untuk sementara aku ingin menulis puisi saja.
Berbicara mengenai puisi, aku mengakui bahwa aku bukanlah orang yang begitu pandainya merangkai kata…