29 Desember 2010

Ketika Hatiku Berbicara Kepadaku


Aku selalu tahu apa yang kau rasakan
Aku juga selalu tahu apa yang kau lakukan, apa yang kau katakan, dan apa yang kau inginkan
Aku juga senantiasa tahu semua rahasia dan apa yang kau rencanakan
Aku pun tahu semua tentang dirimu

Tentu saja karena aku adalah bagian dari dirimu
Aku ada dalam tubuhmu dan aku adalah hal yang penting dalam hidupmu
Karena aku kau dapat merasa
Karena aku adalah hatimu.
Aku adalah jiwamu

Jadi biarkan aku berbicara kepadamu .Biarkan aku menasihatimu dan biarkan aku menunutunmu

Berceritalah kepadaku. Berbagi jua-lah denganku. Bersama kita hadapi hidup ini .Senang dan sedih kita lalui bersama
Karena aku adalah hatimu
Karena aku adalah jiwamu
Percayalah padaku

**hanya tulisan aneh yang aku tulis entah kapan. Sebenarnya aku sedang berbicara kepada diri sendiri. Namun, karena suatu hal, aku mewakilkannya dengan hatiku sendiri.
Just another thought. I hope you enjoy it...

5 cm

Tulisan kali ini adalah kutipan dari novel 5cm karya Donny Dhirgantoro.
Novel ini aku baca sekitar 5 tahun yang lalu, tetapi kadang-kdang masih teringat kata-kata yang tertulis di dalamnya.
Menurutku, novel ini bagus dan bisa memberikan semangat. Karena itulah aku ingin menuliskan kalimat yang aku sukai. Tapi, ada beberapa hal yang aku tambahkan sendiri.

Lima Sentimeter

Mimpi-mimpimu…
Cita-citamu…
Ambisi-ambisimu…
Harapan dan keinginanmu…
Dan apapun yang ingin kau raih…
Simpan di hati, taruh di kening, jangan menempel. Biarkan menggantung, mengambang lima sentimeter di .
depan kening kamu. Jadi, dia tak akan pernah lepas dari matamu dan mimpi serta keyakinan itu akan kamu bawa setiap hari. Lihat dan percaya kamu bisa. Kau akan berdiri lagi kalau jatuh, tetap mengejarnya sampai dapat.

Mantapkan niatmu…
Bulatkan tekadmu…
Kumpulkan semangatmu…
Dan yang kau perlukan cuma:
Kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya.
Tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya.
Mata yang akan menatap terus ke depan leih lama dari biasanya.
Otak yang berfikir lebih keras dari biasanya.
Leher yang akan selalu melihat ke atas untuk mencapai puncak.
Lapisan tekad yang lebih keras dari baja.
Hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya.
Dan mulut yang senantiasa berdoa.
Maka, kau akan dikenang sebagai orang yang masih mempunyai mimpi dan keyakinan. Bukan Cuma seonggok daging yang hanya punya nama dan bisa berjalan.
Kamu akan dikenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya. Bukan seorang pemimpi saja. Bukan pula hanya orang biasa tanpa tujuan. Tapi, orang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita-cita dan keajaiban keyakonan manusia yang tidak terkakulasikan dengan angka berapa pun.
Karena kamu harus mempercayainya.
Percaya pada 5cm di depan kening…

----oOo----
Sebenarnya apa hakikat 5 cm ini?
Dan kenapa harus 5 cm?
Tentu saja kalau mau jawaban gampangnya, itu tergantung dari sang penulis sendiri.
Kalau seandainya kau bingung mengenai 5 cm di depan keningmu.
Anggap saja bahwa itu adalah sebuah perumpamaan bahwa kau harus menatap ke depan. Bahwa masih banyak hal di depanmu yang masih menunggu untuk kau raih. Masih menunggu untuk kau jemput, menunggu untuk kau lihat dan tentu saja menunggu untuk kau hadapi.
Jangan pernah mengeluh. Jangan pernah menyerah. gunakan masa lalu sebagai cermin bagimu, sebagai bahan evaluasi diri dan jangan selalu hidup di masa lalu.
Lakukan yang terbaik hari ini. esok harus lebih baik. Untuk diri sendiri dan juga untuk orang-orang di sekitarmu (**hehehee.. sok filosofis banget yak kedengerannya)

5 cm novel - dari www.bukabuku.com
Bagi kalian yang belum pernah membaca novel ini. Tidak ada salahnya untuk mencari bukunya dan segera dibaca. Semoga kamu mendapatkan hikmah di balik cerita yang dituturkan =)



Lain kali aku ingin membahas sebuah film animasi yang berjudul '5cm per Seconds'
Sebuah anime yang menarik untuk dibahas dan tentu saja untuk ditonton.

28 Desember 2010

Pengumuman Terakhir


sebuah kenangan

Kuliah akhirnya berakhir. Dosen telah meninggalkan ruangan, tapi, tak satu pun mahasiswa yang beranjak meninggalkan ruangan. Ada beberapa yang telah berbenah hendak pulang. Ada pula yang benar-benar sudah siap pulang. Tas di sandang di punggungnya.

Mereka tak pulang karena ada intruksi dari ketua kelas sebelumnya bakal ada pengumuman penting. Maka, begitu dosen meninggalkan ruangan, ketua kelas pun maju ke depan dan mulai berbicara.

“Yah, teman-teman semua. Hari ini  adalah hari terakhir kita kuliah. Sehabis ini kita mungkin jarang bertemu. Untuk ujian hari senin besok, ruangan di Gedung E.303 dan E.304. Jadwalnya menyusul. Sukses buat ujian dan tetap saling kontak.”

”Ah, ketua kelas berbicara seakan-akan kita tidak bakalan bertemu lagi. Kan masih ada penyusunan outline laporan dan penyusunannya.” salah seorang berbicara.

”Bagaimana kalau kita mengadakan acara perpisahan lagi? Jalan-jalan lagi yuk!” sesorang berbicara dan mengusulkan sesuatu.

”Tenang, sehabis wisuda kita akan mengadakan acara perpisahan. Rencananya di Anyer. Tunggu informasi selanjutnya saja ya!” Sang ketua kelas menjawab.

”Aku sedih nih. kita bakalan berpisah. Hiks.” Seorang mahasiswi berbicara dengan teman duduk di sebelahnya.
”Iya. Aku juga. Waktu terasa cepat juga ya berlalu. Inilah hidup.” Temannya menjawab.

Mahasiswa yang lain banyak yang berbicara dengan teman masing-masing.

Tiba-tiba, salah seorang pengurus kelas yang lain maju ke depan dan berkata, “Teman-teman, sebelum pulang, saya ingin memberitahukan kalau Paket Soal-Bahas persiapan Ujian Akhir bisa di ambil besok. Untuk lebih jelasnya, tunggu Jarkom saja ya. Terima kasih.”

Setelah pengumuman tersebut, semua pun beranjak pulang. Meninggalkan ruangan kelas tersebut. Kuliah terakhir sebelum pertempuran terakhir dan menyongsong kelulusan.
we are one family


(Memori anak-anak 3i Pajak Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.
Kuliah terakhir sebelum Ujian Akhir Semester VI-semester akhir dan PKL. Buat anak-anak 3i, tetap kompak, keep contact dan semoga semua sukses. Aamin...99x)

di Curug yang jauhnya minta ampun

capek tapi tetap semangat


bundaran taman sektor 9

nonton Final Uber dan Thomas Cup (iya apa ya?)

Last day in Puncak

Aku kangen juga suasana kuliah. Hehehee..
Semoga tahun depan (2011) aku berkesempatan melanjutkan kuliah lagi.

25 Desember 2010

Wild Dream (Ketidakwarasan Padaku)



Akhirnya aku bisa merasakan kebahagian dari hal-hal ‘sederhana’ dan ‘agak tidak’ biasa yang ingin aku lakukan. Yaitu, menyanyi dan menari sepanjang jalan. Tentu saja ini bisa aku lakukan pada pukul 11 malam saat jalanan dan komplek perumahan sepi. Tetapi, justru saat itulah aku mendapatkan kesempatan untuk melakukan hal ini.

Dan hasilnya? Walaupun sempat (sepertinya) kepergok orang, keringatan, dan lumayan ngos-ngosan, tetapi aku merasa bahagia dan ingin mengulanginya lagi.

Hei, inilah salah satu hal yang ingin aku lakukan. Tentunya kalianpun memiliki hal-hal yang ingin kalian lakukan atau wujudkan bukan? Terlepas dari hal itu biasa atau tidak biasa.

Seperti yang mungkin pernah kalian dengar, bahwa, kebahagian itu kadang bersumber dari hal-hal kecil dan sepele yang terjadi kepada kita. Setuju kan? Aku yakin kalian pasti setuju walaupun tidak menyadarinya.

Ada banyak hal yang ingin aku lakukan. Banyak hal yang ingin aku coba. Ini mungkin bisa dibilang impian liar (ah, bukan juga sih. Terlalu berlebihan kalau dibilang impian liar) atau bisa dibilang hal-hal kecil dan sederhana yang ingin aku lakukan. Semoga saja suatu saat aku bisa mewujudkan semuanya. Amin.

Berikut ini adalah beberapa daftar hal ‘kecil dan sederhana’ yang ingin aku coba lakukan dan ingin merasakan sensasinya:

1. Menyanyi dan menari di bawah guyuran hujan deras. Sungguh hal ini sangat ingin aku lakukan. Betapa bahagia dan senangnya hati jika aku bisa mewujudkannya. Pakai payung dan sesekali basah kuyup. Membayangkannya saja bisa membuatku bahagia.

gambar dari film Singing In The Rain
Seperti lirik lagu Singing in The Rain 

I'm singing in the rain - Just singing in the rain
What a glorious feeling - I'm happy again
I'm laughing at clouds
So dark up above - The sun's in my heart
And I'm ready for love for love

2. Mencoba naik dari eskalator turun dan turun dari eskalator naik. Cuma aku belum mendapatkan kesempatan waktu dan tempat untuk melakukannya. Kalau aku nekat bisa saja sih tetapi bakal dimarahi oleh orang banyak sepertinya (terpengaruh gara-gara buku).

3.  Berjalan kaki atau bersepeda tengah malam. Mampir di suatu tempat dan menikmati malam dan sesekali merenung. Aku ingin berteman dan berselimutkan malam.

4. Tiba-tiba naik di atas panggung suatu acara yang diadakan di mall dan menyapa semua pengunjung dengan cara berteriak. Aku pernah menawarkan diri agar temanku menantangku untuk melakukan ini dengan dibayar 1 juta (tentu saja dia menolak mentah-mentah. Hahahaha...)

5. Menjadi pelayan di sebuah rumah makan. Hanya ingin mencoba sensasinya. Hehehee..

6. Jalan-jalan tanpa arah dan tersesat. Terpaksa tidur di masjid atau jalan atau tempat yang tidak kenal karena tidak tau jalan pulang (just my obsession).

7. Menyetop kendaraan pribadi orang yang tidak di kenal di pinggir jalan dan minta diantarkan ke suatu tempat.

8. Berdiri di suatu rombongan keluarga orang lain dan berfoto seolah-olah mereka adlah keluargaku (sebenarnya aku pernah melakukan ini, tetapi ingin melakukannya lagi).

9. Berpura-pura kesetrum ketika memencet tombol lift di tempat ramai biar orang-orang kaget. Pengen ei melakukannya.

10. Ngamen. Iya, aku pengen ngamen di di bus atau kereta atau di mana saja.

11. Main layang-layang dan pergi melukis di suatu tempat dengan bersepeda.

12. Oia, aku lupa kalau aku ingin berjalan di tengah jalanan Jakarta. Tentu saja saat kendaraan sedang sangat sepi. Sepertinya untuk mewujudkan hal ini aku harus memutuskan untuk tidak pulang sewaktu lebaran.

Udah ah, cukup itu aja dulu. Lama-lama aku malah menuliskan semua keinginanku termasuk membeli rumah secepatnya dan mencoba menaiki balon udara. Hahahahaa..
Makanya aku memaklumi jika teman-temanku menganggap aku (agak) aneh. Aku sering melakukan sesuatu yang tidak biasanya terpikirkan untuk dilakukan orang lain. Ini menarik lho. Menantang dan menyenangkan.

Kadang-kadang ketidakwarasan padaku membuat hidupku lebih tenang (seperti kata lagunya Sheila On7). Menjadi tidak waras itu memang kadang-kadang menyenangkan.
Mario teguh pernah bilang bahwa “Kebahagiaan itu adalah suatu keputusan, oleh karena itu putuskanlah untuk bahagia”. Jadi apapun yang aku lakukan, aku memutuskan untuk selalu bahagia. Dan mengingat kata-kata ini, bahwa bahagia itu adalah suatu keputusan dan aku mengatakan kepada diri sendiri bahwa aku memutuskan untuk bahagia saja membuatku bisa tersenyum.

Jika kalian memiliki sesuatu yang unik untuk dilakukan, wujudkanlah. Dan semoga semua itu bisa membuat kita bahagia. Aamin...

18 Desember 2010

Coba Yuk Game (Permainan) Keren Ini


Apa yang kamu lakukan di waktu luang?

Jika kamu sering online dan kebetulan senang bermain game, tidak ada salahnya mencoba beberapa game (kuis) yang sangat menarik, yang akan aku bahas di sini.
Namun, jika kamu tidak terlalu hobi bermain game, tetapi senang tantangan (aku termasuk dalam golongan ini) dan suka berpikir juga bisa memainkan game ini.

Berikut ini adalah beberapa dari game (kuis) tersebut:
  1. Gravity Master
Gravity Master adalah sebuah permainan menggambar dan permainan keterampilan.
Permainan ini berbentuk game flash.

Cara memainkannya adalah dengan menggerakkan sebuah bola hitam hingga mengenai atau melewati tempat yang ditandai dengan sebuah tanda berbentuk garis lengkung yang bergerak (menyerupai lingkaran tetapi tidak penuh – begitulah kira-kira penggambaran dariku). Jika semua tempat sudah dilewati maka level akan komplit dan akan lanjut ke level selanjutnya.

Cara memindahkan atau menggerakkan bola hitam tersebut adalah dengan menggunakan mouse. Dengan mouse kita dapat membentuk (menggambar) garis, lingkaran atau bentuk apapun yang kira-kira dibutuhkan untuk menggerakkan atau memindahkan bola tersebut.
Sampai saat ini hanya ada 24 level yang siap untuk ditaklukkan.

Catatan pribadi : Aku menyukai game ini. Game ini menurutku sangat menarik dan mengasah kreatifitas. Dibutuhkan imajinasi untuk dapat menyelesaikan game ini. Dengan mouse kita bisa menggambar bentuk apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tiap level. Apalagi jika kamu suka menggambar. Game ini cocok untuk kamu. Hehehehee..

Aku sudah menyelesaikan ke-24 level yang ada. Tetapi tetap bermain untuk meningkatkan nilai. Tentu saja permainan ini mengandalkan kecepatan dan kreatifitas karena terikat oleh waktu juga. Semakin sedikit bentuk yang digambar dan semakin cepat bola mencapai target, semakin tinggi nilai yang diperoleh.

Berikut ini adalah beberapa gambar dari permainan Gravity Master.




Gambar tersebut diperoleh dari website permainan Gravity Master dan untuk memainkan game ini, kamu dapat mengunjungi www.gravitymaster.net 
  

2. Parampaa Land
Parampaa land adalah quiz atau permainan yang kini lagi disenangi olehku dan teman-teman. Game atau permainan atau quis (yang manapun sebutan untuk menyebut Parampaa ini) yang unik, aneh dan agak nyeleneh (kalau bisa dibilang begitu).

Permainan ini dibuat oleh MASOVA. Sampai saat ini ada 3 jenis permainan Parampaa Land yaitu Quiz Parampaa, Quiz Parampaa 2, dan Quiz Parampaa Kita Semua.

Quiz Parampaa = Quiz yang absurd dan cukup menantang. Ini adalah versi awal yang cuma berisi 100 pertanyaan mudah (yah, kalau mau dipercayai bahwa 100 pertanyaan itu mudah. Malah ada yang terlalu mudah sampai bingung mau dijawab apa. Hehehehee)

Quiz Parampaa 2 = Merupakan lanjutan dari Quiz Parampaa sebelumnya dan berisi 100 pertanyaan dengan tingkat kesulitan di atas Quiz Parampaa.

Quiz Parampaa Kita Semua = Quiz dengan soal-soal yang dikirim oleh kawan-kawan Parampaa. Kamu juga bisa ikut serta!! (begitulah yang disebutkan dalam situsnya. Sampai-sampai pertanyaannya aneeeeeeeeeeeeeeeh banget. Hehehehe)

Ada 3 nyawa dalam tiap quiz. Jika mati ya harus ulang dari awal.

Berikut ini adalah penampakan dari Parampaa Land.

gambar dari www.parampaa.net

Untuk memainkannya kamu dapat berkunjung ke sini http://parampaa.net/

Catatan Pribadi : Quiz yang sangat aneh. Pertanyaan yang ada aneh, unik, konyol, tidak masuk akal, masuk akal, kreatif dan sebagainya campur jadi satu. Untuk menyelesaikan pertanyaan kamu harus benar-benar kreatif dan berpikir di luar kotak. Jangan berpikir seperti biasanya. Gunakanlah kemampuanmu, gunakan kegilaanmu, gunakan kreatifitasmu dan gunakan otakmu untuk menyelesaikannya.
Aku dan teman-temanku udah cukup pusing, tertawa, gembira dan kadang terlihat bodoh oleh quiz ini. Heheheeee...
Permainan ini sungguh menyenangkan (kalau aku jujur) tetapi terkadang membuat frustasi (seperti yang dibilang oleh masova). Bareng teman menyelesaikan kuis ini yang adalah tertawa, pusing, gregetan, stress, frustasi dan kadang-kadang dibikin bodoh tetapi tetap tertawa. Pusing yang menyenagkan. Frustasi dan gregetan yang meyenagkan. Yang paling penting quiz ini sangat menyenangkan. Pokoknya quiz ini membuatmu berpikir beda.

Penasaran sama Parampaa land? Silakan mencoba sendiri permainan ini. Selamat berpikir dan besenang-senang. Dijamin [gak] akan frustasi. Hehehehee..

  
3. Morphing on NetDoppler

Game ini bisa dibilang agak mirip dengan game Gravity Master.
Cara memainkannya adalah dengan cara mengubah tanda "kotak dengan mata" dengan benda-benda yang ada di sekitarnya. Bisa berupa bola, balok, kayu dan lain-lain, sehingga posisi "kotak dengan mata" yang telah diubah wujudnya tersebut dapat berada di tanda lingkaran merah. Jika berada di lingkaran merah dalam jangka waktu yang lama maka lingkaran tersebut akan berwarna merah penuh yang menandakan level komplit.
Ada 30 level permainan yang bisa dimainkan.

Berikut gambar dari permainan morphing ini:



Untuk bermain game ini, kamu dapat mengunjungi http://www.notdoppler.com/morphing.php

Catatan Pribadi : Game ini menarik untuk dimainkan. Membutuhkan kreatifitas dan imajinasi juga untuk dapat menyelesaikan tiap level. Akan diubah menjadi apa dan bagaimana cara memindahkan ke tempat tujuan. Selain itu pula, dibutuhkan kecepatan untuk memainkan game ini, karena kadang-kadang bikin gregetaaaaaan...


Ada beberapa game atau permainan lain lagi yang menarik. Tetapi dibahas lain kali saja ya (kalau lagi mood ditulis). Hehehehe...

Terima Kasih...


14 Desember 2010

Yang Sedang Terpikir (Ngelantur)


Mimpi atau cita-cita. Tentu yang muncul dibenak kita mendengar kata tersebut adalah “apa?” dan “bagaimana meraihnya”.

Tetapi bagiku sekarang adalah justru berniat untuk “mengesampingkan mimpi” atau “mengubur mimpi” jika tidak mau disebut “membuang mimpi”. Karena kalau dari pilihan kata tentu saja “mengesampingkan atau mengubur mimpi” berarti bahwa aku masih memiliki mimpi tersebut tetapi memutuskan untuk tidak memikirkan terlalu jauh. Kalau membuang berarti aku tidak membutuhkannya lagi, ataupun kalau aku menginginkannya lagi apakah aku akan mencari dan menemukannya kembali? Apakah masih utuh? Jika tidak maka aku harus membangun dari awal lagi.

Aku memutuskan untuk mengesampingkan mimpiku untuk menerbitkan suatu buku karya tulisanku sendiri. Entah kenapa aku merasa tidak berminat lagi. Dan perasaan itu semakin kuat setelah menonton anime “The Literature Girl” atau yang berjudul asli “Doki Bungaku Shoujo – the movie”

Film yang menceritakan tentang seorang perempuan sekolah menengah yang memiliki kebiasaan aneh, yaitu menjadikan buku atau cerita sebagai cemilannya. Cemilan bukan berarti sebagai bacaan diwaktu luang, tetapi memang memakan lembaran kertas yang bertuliskan cerita tersebut. Hingga suatu saat adik kelasnya, seorang laki-laki bernama Inoue, melihatnya sedang menyobek ujung kertas sebuah buku dan memakannya. Mengetahui hal tersebut si Literature girl merekrut dia masuk ke dalam Literature Club yang hanya beranggotakan mereka berdua. Sering si Literature Girl menyuruh si Inoue menuliskan dia cerita dan kemudian memakannya.

Ada suatu adegan yang mengisahkan bahwa seorang tokoh bernama Asakura ingin membahagiakan orang lain, oleh karena itu dia ingin menjadi penulis.
Suatu adegan juga, Inoue mengatakan dia menulis novel yang akhirnya memenangkan penghargaan untuk mengungkapkan perasaannya.
Entah ada hubungannya atau tidak, tetapi begitu menonton film ini aku meutuskan tidak ingin lagi mengejar mimpi untuk menulis sebuah buku atau novel kemudian diterbitkan.

Aku hanya memutuskan akan menulis untuk diriku sendiri.
Sebagai penghibur diri sendiri. Sebagai pengingat diri sendiri dan juga sebagai pengungkapan perasaan diri sendiri. Hahahahaa..
Mungkin ini terdengar klise ya atau apalah istilahnya. Tetapi begitulah yang aku rasakan, bahwa sebenarnya memang selama ini aku lebih banyak menulis untuk diri sendiri. Tetapi tidak mengapa jika orang lain membacanya, karena memang ada yang ingain aku agar orang lain membacanya. Sebagai pengungkapan aja. Alasan selain itu adalah karena aku berharap semoga apa yang aku tuliskan ada manfaatnya bagi orang lain, setidaknya membuat mereka berpikir walau hanya untuk sejenak.


Makanya di dalam tulisanku, mungkin bagi yang memang mengenalku akan menemukan sifatku di dalam tulisan tersebut. Ada keegoisan dan ada sudut pandangku dalam tulisan tersebut.
Sudahlah. Tulisan (curhat) ini diakhiri saja ^^,

Melupakan Vs. Dilupakan


Pernah suatu hari seorang teman bercerita (curhat) kepadaku. Dia mengatakan ingin melupakan seseorang (yang dulu begitu disayangnya). Bukan hanya orangnya tentu saja, tetapi juga semua kenangan yang berkaitan dengan orang tersebut.
Mengingat orang itu hanya akan membuatnya sedih dan menangis. Orang itu telah bahagia bersama orang lain. Sakit kalau mengingatnya terus. Hanya menyiksa hati dan pikiran.
Bahkan, kadang-kadang kalau hanya menyinggung nama orang tersebut reaksinya langsung berubah sedih. Dia pun kadang-kadang benci dengan diri sendiri mengapa tidak bahagia sedangkan orang yang ingin dilupakan telah bahagia. Berbagai cara ingin dia lakukan untuk melupakan orang tersebut.
MELUPAKAN, itulah yang diinginkannya

Pada suatu hari yang berbeda, teman yang sama (yang ingin melupakan seseorang) bercerita lagi kepadaku bahwa dia sedang kesal dengan seseorang. Dia bercerita mengenai seseorang teman yang juga aku kenal. Sebut saja Y.
Jadi, pada hari itu mereka kebetulan kebetulan berjumpa di suatu tempat. Temanku ini mengajaknya berbicara dan bertanya apakah si Y masih mengingatnya. Yang membuat dia kesal adalah karena Y sama sekali tidak mengenalnya, malahan waktu dia menyebutkan namanya, Y malah balik bertanya, “…. yang mana ya?” tentu saja temanku ini jengkel setengah mati karena (merasa) dilupakan.
DILUPAKAN, itulah yang dia alami

Satu orang mengalami hal yang bertolak belakang dalam waktu yang berdekatan. Melupakan dan dilupakan.
Tentu sudah jelas apa yang ingin aku bicarakan (pikirkan di sini), yaitu masalah melupakan dan dilupakan. Aku persempit masalah melupakan orang lain dan yang berhubungan dengannya, bukan melupakan yang lainnya.
Melupakan dan dilupakan ini berkaitan dengan otak (memori) dan hati (perasaan). Marilah aku memulai teori tentang hal ini. Tulisan ini tentu saja merupakan apa saja yang aku pikirkan dan pendapatku tentang hal ini.
Pada dasarnya tidak ada manusia yang ingin dilupakan oleh seseorang. Bila perlu (ada beberapa orang) selalu ingin diingat oleh banyak orang. Bukan hanya sesaat, tetapi terkadang ingin untuk diingat selamanya.
Caranya bisa saja dengan menjadi artis (penyanyi, aktor/aktris), sutradara, pelukis, pengarang. Atau ada pula yang ingin dikenal sebagai pengusaha sukses, ilmuan, tentara dan sebagainya. Tentu saja aku ingin selalu diingat orang lain. Keingainanku adalah ingin diingat (dikenang) oleh orang lain sebagai orang baik. Itu saja, simpel tetapi bagiku begitu penting.
Kembali ke topik.
Ada beberapa hal (orang atau kenangan) yang tidak ingin dilupakan selamanya, malah selalu diingat dan dikenang. Biasanya hal tersebut adalah sesuatu yang dia sukai dan membuatnya merasa bahagia.
Ada pula hal yang benar-benar ingin dilupakan selamanya. Bila perlu seolah-olah hal tersebut tidak pernah dia alami sebelumnya. Bisa juga ini untuk sesuatu yang dia benci atau trauma yang terus menghantui seseorang.
Seseorang atau suatu kenangan dirasakan begitu membahagiakan atau menyakitkan (oleh hati) dan baik sadar atau tidak sadar akan disimpan dalam memorinya (diingat oleh otak). Dan bisa berlanjut, yaitu, begitu kenangan diingat kembali maka hati terasa bahagia atau sedih tergantung memori yang diingatnya tersebut.
Makanya aku bilang melupakan dan dilupakan ini berkaitan dengan otak dan hati.saling mendukung.
Seberapa mudah?
Tentu sakit rasanya dilupakan oleh seseorang apalagi saat kita bertemu dan dia seperti tidak ada ide siapa diri kita sendiri.
Apakah memang dia berniat untuk melupakan kita?
Pernahkah kau berpikir bahwa kadang-kadang pun kau melupakan (malah sering tanpa disadari dan tidak ada unsur kesengajaan) sesuatu  atau seseorang dan bersusah payah untuk mengingatnya?
Aku tahu kadang tidak ada yang bermaksud untuk melupakan, tetapi memang itulah yang kadang terjadi kepada manusia, mengingat tidak hanya dia, sesuatu tersebut atau diri kita yang ada di otak dan selalu dipikirkan bukan?
Lihatnya besar (volume) otak manusia, seberapa banyak yang bisa ditampungnya? Dengan banyaknya masalah yang datang silih berganti, memori atau kenangan yang terekam setiap hari. Aktivitas yang terus berjalan seiring berjalannya waktu, dan tentu saja banyaknya hal yang ditemukan dan dialami manusia seiring bertambahnya usia mereka.
Hal yang wajar bukan kalau mereka hanya mengingat hal yang terbaru yang mereka alami, atau hal yang benar-benar penting bagi mereka atau hal-hal yang memang tanpa sadar terekam dalam memori mereka karena adanya hal khusus yang terjadi.
Sikap kita?
Berusahalah untuk memakluminya.
Kalau memang kamu tidak ingat akan sesuatu atau tentang orang yang kau temui, janganlah menunjukkan reaksi yang benar-benar menunjukkan bahwa kamu tidak kenal dia. Dan sikapnya hanya mengganggumu saja.
Pancinglah untuk membantumu mengingat siapa dia, atau bersikaplah ramah dengan (mungkin berpura-pura) mengingatnya.
Pikirkanlah kalau kamu berada di posisinya sekarang. Sebagai orang yang dilupakan. Tentunya kamu akan tahu bagaimana rasanya.
Lupa ulang tahun?
Lupa hari spesial?
Lupa apa pun yang penting..
Asal jangan lupa diri sendiri. Jangankan mengingat orang lain, diri sendiri saja tidak mampu diingat.
-------
Ada (entah pepatah, petuah atau apalah namanya) kalimat yang pernah aku dengar, yaitu semakin kita berusaha untuk melupakan, semakin sulit bagi kita untuk melupakannya. Dan itu semakin terasa menyakitkan.
Ada yang melakukannya dengan mengalihkan akan memori tersebut.
Ada pula yang memang mati-matian melupakannya dengan cara apapun.

Ada suatu ungkapan yang bagiku tepat, yaitu ada seorang anak yang baru saja kehilangan ayahnya karena meninggal dunia. Dia merasa sangat kehilangan dan selalu merindukan ayahnya. Tetapi semakin lama kenangan akan ayahnya malah semakin kuat dan dia merasa semakin sedih. Kemudian dia bertanya kepada seseorang, “ Bisakah rasa rindu ini hilang?” Kemudian dijawab, “Tidak. Rasa itu tidak akan pernah hilang, namun waktulah yang akan membuatnya terasa lebih mudah.” (kata-kata yang aku ingat dan entah kenapa aku sangat menyukainya. Dahulu aku dengar di film Power Rangers Ninja Storm sewaktu SMA)

Nyambung atau tidak.
Kita melupakan atau dilupakan. Yang manapun di antara dua hal tersebut yang terjadi kepada kita, ingatlah selalu bahwa jalani hidup ini dengan senyum dan selalulah menjadi pribadi yang berbahagia.
Kalaupun kau merasa tidak berbahagia, minimal berusahalah untuk bahagia =)