Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

episode Menghibur Diri Sendiri

Menghibur Diri Sendiri
Namanya juga manusia yang dianugerahi emosi, tentu saja berbagai macam perasaan dan suasana hati telah dirasakan.
Mulai dari hal yang membuat hatinya merasa lebih ringan, entah itu yang bernama senang, gembira, riang, ceria, senyum, tertawa atau apalah itu kata lainnya yang menggambarkan bahwa dia sedang senang (jangan bingung bacanya kata-katanya emang rancu. hahaha) Merasakan sedih, atau menangis, cemberut, marah, atau apapun istilahnya yang membuat beban di hatinya terasa berat.
Manusia atau katakanlah seseorang, sering melakukan sesuatu untuk meringankan sesuatu terhadap dirinya. Hmmm... dalam hal ini mungkin saya akan menegaskan kepada perihal ‘meringankan beban di hati’. Nah, suatu ini bernama “Menghibur Diri Sendiri”
Menurut pendapat saya seperti ini:
Seringkali manusia (atau katakanlah seseorang, apalagi saya sendiri – saya mengakuinya) sering menggeneralisasi sesuatu yang berhubungan dengan dirinya baik baik secara langsung maupun tidak langsung. Memaklumi dir…

Sebuah Keputusan untuk Kebahagiaan

si Phone Book, oh, si Buku Telepon..

Gambar
Aku punya kebiasaan tidak pernah mengurusi catatan nomor telepon (phone book) yang ada di HP-ku. Sekali tercatat disitu, maka bisa jadi akan selamanya tersimpan di situ atau sampai HP-nya rusak atau memang aku yang menghapusnya.
Tapi aku katakan sekali lagi bahwa aku jarang mengurus phonebook di HP-ku sampai suatu hari adikku menginginkan HP-ku dan melihat isi phonebook di HP-ku. Kemudian dia berkomentar, mengapa banyak nomor yang udah gak aktif, banyak yang gak berguna dan banyak nomor dengan nama aneh di phonebook hape-ku.
Sebenarnya sih gini... Hal yang paling malas untuk aku lakukan adalah memindahkan phonebook yang ada di memori HP jika ingin memakai HP yang baru, tentunya ini terjadi karena terbatasnya memori yang bisa disimpan di sim card dan dan kalau mencatat nomor tersimpannya pertama kali adalah ke dalam memori HP (malas untuk men-setting kembali). Ini adalah hal yang malas untukku berurusan.
Lalu apa yang aku temukan di phonebook-ku? Nomor keluargaku (Bapak dan saudara-saudarak…

(Mengukur) Sudut 'Pandang'

Gambar
Aku melakukan percobaan untuk membenarkan suatu teori (anggap aja itu teori). Suatu hal yang mungkin menurut orang agak aneh, tapi (menurutku) masuk akal untuk teori ini.
Percobaan dilakukan sambil berdiri. Duduk pun bisa.Atau buat diri sendiri merasa nyaman-lah. Mata terbuka dan pandangan lurus ke depan. Sesekali mata aku lirikkan ke arah kanan dan kemudian ke arah kiri. Setelah itu aku coba untuk memandang ke atas dan kemudian ke bawah.
Apa yang aku dapatkan? Tentu saja sewaktu pandangan kea rah depan, aku dapat melihat segala yang ada di hadapankuku. Juga bias melihat hal-hal yang ada di samping, dan apapun yang ada di atas dan bawahku sewaktu menengokkan kepala. Tetapi tidak semuanya terlihat bukan? Karena apa yang ada di belakangku dan juga beberapa yang berada di sampingku karena tidak bisa kulihat secara keseluruhan.Tidak terlihat karena ketidakmampuan atau karena adanya penghalang. Yang di samping kiri dan kanan, serta yang di atas dan dibawah bisa aku lihat karena adanya usaha, yait…

KONTES MENYANYI (Part II)

lanjutan cerita KONTES MENYANYI...

KONTES MENYANYI (Part I)

Mau nulis cerita lucu ah (garing sih mungkin).
Pengen aja nulis cerita sesekali, tapi kaya'nya bakal panjang.
Bagi yang bersedia (meluangkan waktu) untuk membacanya, selamat menikmati..

***