Bersettingkan suatu malam dengan suasana yang entah seperti apa (karena si penulis terlalu sibuk dengan dirinya sendiri) si sebuah ruang kamar yang bukan miliknya, duduklah seorang laki-laki di depan monitor komputer. Kepalanya sedang mumet karena pekerjaannya belum selesai juga, padahal malam semakin larut. Sambil menatap monitor yang terkadang hanya dengan tatapan kosong, terdengarlah lantunan lagu-lagu yang menjadi playlist di musik playernya. Lagu yang dia putar hanya sebagai pemecah keheningan saja. Tanpa sadar lagu-lagu tersebut membuat jari-jari tangannya memencet keybord yang tentu saja berada di depannya. Inilah hasilnya... Semua kata yang terucap dari mulutnya bergema di dalam kepalaku. Terus menerus menggema. Itu serasa tidak cukup untuk menyakiti. Semua lebih menyiksa. Cinta itu, katanya, telah terambil dariku. Terenggut dengan paksa. Dia meninggalkanku. Aku tak punya pilihan karena tak ingin mengucapkan selamat tinggal. Semua yan...
- Hanya Berceloteh Sesuka Hati -