17 Februari 2011

Gadis Di Ruang Tunggu


LA Lights Indie Movie 2010 tentu saja telah dilaksanakan. Yaiyalah, karena dari namanya saja udah ketauan dilaksanakan di tahun 2010 tahun lalu. Telat banget sih emang aku nge-bahasnya. Tapi, seperti kata pepatah “Lebih baik terlamabat daripada tidak sama sekali”. Tapi sebenarnya masih lebih baik lagi kalau think fast, think smart. Jangan terlambat. Tepat waktu dong *halah, apaan sih
Aku sudah menyaksikan 8 film yang ditampilkan dalam acara tersebut. Yaitu:

1. Nathalie's Instinct - Adaptasi dari Cerpen Basic Instinct by Rachmania Arunita
2. Barbie - Adaptasi dari Cerpen Barbie by Clara_NG
3. Blind Date - Adaptasi dari Cerpen Pentingnya Membawa Babi Bersayap saat Kencan Buta oleh Raditya Dika
4. Cinta Putih - Adaptasi dari Cerpen Putih oleh Clara_NG
5. Gadis Di Ruang Tunggu - Adaptasi dari Cerpen Gadis Di Pesawat by Rachmania Arunita
6. Monsteur - Adaptasi dari Cerpen Drunken Monster oleh Pidi Baiq
7. Naruto Bersyukur - Adaptasi dari Cerpen Naruto Bersyukur by Pidi Baiq
8. Tanggal Merah - Adaptasi dari Novel DimSum Terakhir by Clara_NG

Namun, berhubung tiba-tiba saja aku menyarankan temanku menonton salah satu film pendeknya yang berjudul “Gadis DI Ruang Tunggu” adaptasi dari Cerpen “Gadis Di Pesawat” karya Rachmania Arunita. Alasannya sih karena film pendek ini ternyata masih ada di flashdisk-ku. Belum dihapus.
Namun, namanya juga adaptasi, cerita yang disampaikan berbeda namun memiliki inti yang sama.

Sinopsis-nya seperti ini (copy paste aja deh dari blog tetangga – lagi males ngetik sendiri. Hehehe):

Jaka, menilai dirinya adalah orang yang punya paling banyak masalah di dunia. Gara-gara tumpukan masalah ini-itu, kepala Jaka jadi sakit dan pusing. Ia pun harus mengunjungi dokter. Sesampainya di tempat praktek ternyata Jaka harus menunggu giliran cukup lama. Kepalanya yang pusing menjadi tambah parah dengan suasana ruang tunggu yang ramai. Hana, ia adalah gadis cantik yang bisa melihat sisi positif di setiap situasi.

Mereka berdua bertemu di ruang tunggu dokter dan akhirnya berbincang-bincang. Sifat Hana yang sepertinya tak punya beban dalam hidup membuat Jaka kesal namun entah kenapa ia tetap mengobrol dengan Hana dan mengeluarkan segala keluh kesah dan unek-uneknya di depan Hana.

Namun dari Hana, Jaka justru mendapatkan pelajaran berharga yang tak akan dilupakannya dan merubah cara berpikirnya selama ini. Bahwa sifat Hana yang santai ternyata tidaklah mencerminkan apa yang ada dibaliknya.

Menurutku film ini singkat (yaiyalah Cuma sekitar 8 menit) namun padat makna. Pesan yang ingin disampaiakan melalui film pendek ini nyampai ke penonton dan kena di hati (menurut pendapatku lho ya). Akhir dari film ini membuatku merenung sejenak dan memikirkan tentang bagaimana aku menjalani hidupku sendiri.

Kalau synopsis dari cerpen aslinya “Gadis Di Pesawat” karya Rachmania Arunita adalah seperti ini:

Jack selalu menceritakan keluh kesah hidupnya setiap kali ia melakukan perjalanan dengan pesawat, untuk melampiaskan beban dan stressnya dari gaya hidup dan pekerjaannya. Ia tak takut berkenalan dengan siapapun yang duduk disampingnya dann menceritakan masalah – masalah yang dihadapinya dalam hidup, pekerjaan, bahkan keluarganya. Tanpa peduli apakah orang – orang itu mendengarkannya atau tidak.

Lebih dari empat tahun dalam perjalanana kariernya ia melakukan hal ini, entah sudah berapa banyak orang yang dijadikannya tempat berkeluh kesah. Namun semua itu berubah ketika jack bertemu dengan seorang perempuan yang dengan senang hati mendengarkan ceritanya, dan perempuan ini juga menyadarkan Jack bahwa berkeluh kesah atas masalahnya hanyalah sebuah pelarian yang tidak membawa pengaruh pisitif.

Dengan tersenyum dan memberi kenyamanan dam keyakinan pada orang lain, akan memberi hal yang sama pada diri sendiri. Mulai saat ini itulah ucapan yang akan selalu kuingat dari seorang gadis buta yang tegar dan selalu memberi senyuman indahnya yang mewarnai hidupnya dan orang –orang yang ia temui.

Pesan Moral yang dikandung (halah, emang ibu hamil?) film pendek ini adalah:

1. Datanglah lebih awal, sehingga tidak perlu lama mengantri apalagi kalau kamu orang yang tidak sabaran (ini kata-katanya temenku. Lucu emang, tapi benar adanya. Hehehehe)

2. Kalau lagi stress dan ada masalah (kepala pusing), apapun yang terjadi di sekitar kita kadang sering ditanggapi dengan berlebihan. Namanya juga sedang sensitive.

3. Orang lain biasanya tidak suka kalau kita suka seenaknya sendiri, merasa paling penting dan tiba-tiba marah-marah dengan alas an yang tidak jelas.

4. Jangan pernah merasa paling menderita dan memilki masalah di dunia ini. Kalau mau berpikir dan mencari, insya Allah kita merasa lebih beruntun dari kebanyakan orang lain yang menderita di luar sana.

5. Walaupun banyak masalah dan menderita, bukan berarti kita tidak bisa menikmati hidup.

6. Tetap baik hati kepada orang lain, siapapun orang itu.

7. Kalau menghadapi orang yang menyebalkan, emang harus banyak-banyak bersabar. Jadi orang juga jangan sering terbawa emosi, bersabarlah.

8. Harus sopan ya sama orang lain, siapa pun itu.

9. Dan lain-lain...


Sudah ah. Makin lama aku makin ngelantur ngomongnya.
Maklum, kalau kata temanku, aku sekarang lagi kumat sih ya. Hahahaa…

Mending yang belum nonton, tonton di sini aja ya. Di yutup…


7 komentar:

  1. Langsung nonton ah~

    wah bagus filmnya..film2 yg lainnya ada juga di yutup ga ya?

    BalasHapus
  2. Ada kok di yutup. hehehe..
    tapi menurutku ini yang paling mengena.

    BalasHapus
  3. coba nonton deh...
    hee...

    apalagi adanya di yutup. cihuiii

    *eh, orbit downloadernya lagi eror ding... T_T

    BalasHapus
  4. kalo di TV hanya di tayangkan sekilas aja ..
    wah .. bisa nonton nih ..

    pengen donlod ... tapi Java nya gak ada .... T.T

    BalasHapus
  5. Donlot pake idm bisa juga kan? hehehe..

    Selamat menonton. Insya Allah mendapatkan sesuatu dari film pendek ini =)

    BalasHapus
  6. belon pernah nonton semuanya... hahaha
    maklum, rata-rata film indonesia saya nggak terlalu suka.

    kalo blind date, kayaknya seru..tapi belon nonton juga.

    langsung nyari di yutup deh ~.~

    BalasHapus
  7. Gaphe - filmnya semua layak ditonton kok.
    masing-masing memiliki keunikan masing-masing.
    Hehehehe..

    Cuma untuk karya Pidi Baiq aku mengharapkan sesuatu yang lebih, tapi ternyata gak. maklum kalau untuk cerita Pidi Baiq aku penggemarnya. Hehehe..

    BalasHapus